-
Sistem Baru dan Tujuannya
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
- Quiz
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
- Quiz
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
-
-
Bahasa Jepang dan Pindah Perusahaan
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
- Quiz
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
- Quiz
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
-
-
Peran, Biaya, dan Persiapan
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
- Quiz
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
- Quiz
-
- Bergabung dengan Kursus ini untuk mengakses sumber daya
-
Dari Pemagangan Teknis ke Ikusei Shuro
Dari Pemagangan Teknis ke Ikusei Shuro
Per Oktober 2026, Program Pemagangan Teknis (技能実習, ginou jisshuu) memasuki bulan-bulan terakhirnya. Mulai 1 April 2027, program ini digantikan oleh sistem Employment for Skill Development (育成就労, ikusei shuurou). Kursus "Mengenal Jalur Kerja ke Jepang" sudah memberi gambaran singkat. Kursus ini membahas lebih dalam cara kerja sistem baru dan artinya bagi Anda sebagai kandidat.
Mengapa Jepang mengubah sistemnya
Secara resmi, Pemagangan Teknis bertujuan untuk kerja sama internasional: peserta mempelajari keterampilan di Jepang lalu membawanya pulang. Kenyataannya, banyak peserta bekerja di industri yang kekurangan tenaga kerja, dan selama bertahun-tahun muncul berbagai masalah:
- Pada prinsipnya peserta tidak bisa pindah perusahaan, walaupun kondisi kerjanya buruk.
- Sebagian peserta membayar biaya besar kepada calo dan mulai bekerja di Jepang dengan beban utang.
- Belajar bahasa Jepang bukan tujuan yang jelas dalam program.
- Keterampilan yang dipelajari tidak selalu berlanjut menjadi karier yang lebih panjang di Jepang.
Setelah ditinjau oleh panel ahli pemerintah, undang-undang perubahan atas UU keimigrasian diundangkan pada 21 Juni 2024. Pemerintah kemudian menetapkan kebijakan dasar (Maret 2025) dan kebijakan per bidang (Januari 2026) untuk sistem baru ini.
Tujuan yang baru
Ikusei Shuro menyatakan tujuannya dengan terbuka: mengembangkan dan mendapatkan talenta di bidang industri yang kekurangan tenaga kerja. Pekerja direkrut sebagai karyawan, membangun keterampilan selama sekitar tiga tahun, dan menargetkan level Specified Skilled Worker i (特定技能1号, tokutei ginou ichigou). Dengan kata lain, sistem ini dirancang sebagai langkah pertama karier di Jepang, bukan sekadar kunjungan pelatihan sekali jalan.
Perbedaan utama secara ringkas
| Hal | Pemagangan Teknis | Ikusei Shuro |
|---|---|---|
| Tujuan | Kerja sama internasional melalui alih keterampilan | Mengembangkan dan mendapatkan talenta di bidang yang kekurangan tenaga kerja |
| Lama | Tahap i, ii, dan iii, paling lama 5 tahun | Satu rencana, umumnya 3 tahun, tanpa tahapan |
| Bahasa Jepang | Hanya disyaratkan di sebagian bidang, misalnya kaigo | Level A1 saat mulai, dengan target yang jelas sesudahnya |
| Pindah perusahaan | Pada prinsipnya tidak bisa | Bisa atas keinginan sendiri, dengan syarat |
| Lembaga di Jepang | Lembaga pengawas (監理団体, kanri dantai) | Lembaga pengawas dan pendukung berizin (監理支援機関, kanri shien kikan) |
| Biaya di negara asal | Tidak ada batas atas yang seragam | Dibatasi paling banyak dua bulan gaji |
Ada juga yang tidak berubah: setiap pekerja diterima berdasarkan rencana tertulis yang disetujui lembaga publik, dan anggota keluarga tidak dapat ikut tinggal di Jepang dengan status ini.
Aturan masih bisa berubah sebelum maupun sesudah April 2027. Periksa informasi terbaru di moj.go.jp/isa dan mhlw.go.jp.
Mengapa Pemagangan Teknis digantikan Ikusei Shuro mulai 1 April 2027, dan apa perbedaan kedua sistem.
Tidak ada komentar saat ini.
Bagikan Konten Ini
Bagikan Link
Bagikan di Media Sosial
Bagikan melalui Email
Tolong login untuk membagikan ini Artikel dengan email.